Indonesia - Paraguay
Hubungan Bilateral Indonesia-Paraguay
Pada bulan November 2007, Indonesia dan Paraguay merayakan 25 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Selama 25 tahun ini hubungan kedua negara sangat baik di berbagai sektor. Tetapi sejak tahun 2007 peluang peningkatan hubungan kedua negara semakin jelas terlihat. Pada tahun 2007 tersebut, Indonesia dan Paraguay menandatangani sejumlah perjanjian, beberapa pejabat tinggi Indonesia melakukan kunjungan khusus dan Indonesia mengirimkan tim keseniannya untuk melakukan promosi budaya di Paraguay.
Kerjasama kedua negara juga terlihat di bidang olahraga. Pada kunjungan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ke Paraguay pada bulan Juli 2007, disepakati kerjasama pelatihan sepakbola bagi tim sepakbola junior Propinsi Aceh dengan Asosiasi Sepakbola Paraguay. Sebagai negara yang pernah menjadi juara dunia sepakbola, Paraguay juga mempunyai posisi penting di dunia persepakbolaan Amerika Latin karena kantor pusat Konfederasi Sepakbola Amerika Latin terletak di Paraguay. Kerjasama olahraga ini diharapkan dapat dieksplorasi lebih jauh untuk pelatihan tingkat nasional di masa mendatang.
Pada bulan Agustus 2007, Menteri Luar Negeri Indonesia, DR. Hassan Wirajuda mengadakan kunjungan resmi ke Paraguay atas undangan Menlu Paraguay, Ruben Ramirez Lezcano dalam rangka perayaan 25 tahun hubungan bilateral. Ini merupakan kunjungan bersejarah karena untuk pertama kalinya Menlu RI mengunjungi Paraguay. Kunjungan ini diikuti dengan kunjungan Sekjen Departemen Perindustrian yang didampingi beberapa pengusaha Indonesia pada bulan November 2007, bertepatan dengan perayaan 25 tahun hubungan diplomatik. Maksud kunjungan para pengusaha ini antara lain untuk mengetahui lebih jauh potensi kerjasama bisnis yang bisa dikembangkan kedua negara. Menteri Luar Negeri Paraguay dan beberapa pejabat tinggi lainnya direncanakan akan mengadakan kunjungan balasan ke Indonesia pada tahun 2008 ini. Pada bulan April 2008, delegasi Ketua dan anggota Parlemen Paraguay didampingi oleh beberapa pengusaha Paraguay dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia untuk menjajaki potensi impor produk otomotif dari Indonesia, khususnya sepeda motor, dan sparepart kendaraan bermotor.
Pada tahun 2007, Indonesia untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam Expo Internasional yang berlangsung di ibukota Paraguay, Asuncion. Partisipasi Indonesia dalam event itu berlangsung sukses, terbukti dengan produk Indonesia yang dipamerkan terjual habis dan paviliun Indonesia dinyatakan sebagai paviliun asing terbaik. Sebagian besar dari 29 pengusaha Indonesia yang berpartisipasi dalam pameran ini adalah pengusaha UKM, khususnya yang bergerak di bidang kerajinan tangan, tekstil, jewellery dan furniture. Melihat kesuksesan pada tahun 2007 tersebut, pada Expo Internasional Paraguay yang dijadwalkan pada bulan Juli 2008, Indonesia akan kembali berpartisipasi.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, ekspor Indonesia ke Paraguay dari tahun 2005 ke 2006 mengalami peningkatan dari 3,38 juta dollar menjadi 3,97 dollar dan impor menurun dari 4,9 juta dollar menjadi 0,27 juta dollar. Sampai dengan November 2007, ekspor Indonesia ke Paraguay meningkat tajam menjadi 6,36 juta dollar sementara impor Indonesia hanya sebesar 0,26 juta dollar. Komoditas ekspor Indonesia ke Paraguay yang menonjol adalah rokok, peralatan mesin dan bahan listrik, bahan tekstil sintesis, bahan plastik, dan lainnya.
|
NERACA PERDAGANGAN INDONESIA-PARAGUAY (DALAM JUTAAN US$) |
|||||
|
Tahun |
Ekspor |
Impor |
Saldo |
Vol. |
% |
|
2003 |
1,45 |
0,75 |
0,70 |
2,21 |
|
|
2004 |
2,65 |
11,21 |
-8,56 |
13,87 |
527,60% |
|
2005 |
3,38 |
4,90 |
-1,52 |
8,28 |
-40,30% |
|
2006 |
3,97 |
0,27 |
3,70 |
4,24 |
-48,79% |
|
2007* |
6,36 |
0,26 |
6,10 |
6,62 |
56,13% |
|
Sumber: Badan Pusat Statistik (diolah Pusdata Dep. Perdagangan) * s.d. November 2007 |
|||||
Peluang peningkatan ekspor Indonesia ke Paraguay masih terbuka lebar tidak hanya untuk produk UKM namun juga produk industri seperti industri karet (termasuk produk ban, sarung tangan karet/gloves), tekstil dan garment, footwear, industri kimia, elektronik, peralatan rumah tangga, furniture dan handicraft. Meskipun jumlah penduduknya hanya sekitar 6 juta jiwa dan GDP perkapita sebesar 1.553 dollar AS, tetapi karena Paraguay mengimpor sebagian besar produk konsumsinya, negara ini merupakan pasar yang prospektif bagi Indonesia.
Selain potensi ekspor, kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Paraguay juga dapat dikembangkan dalam bentuk investasi. Dibanding negara-negara lain di kawasan Amerika Latin, biaya hidup di Paraguay relatif rendah, lahan untuk industri yang relatif murah dan angkatan kerja yang tersedia cukup tinggi. Selain itu, berdasarkan data dari Bank Dunia, Paraguay terhitung sebagai negara yang mempunyai indeks perlindungan terhadap investor asing (protecting investor) yang cukup baik dengan nilai 5,7 atau lebih baik dari rata-rata negara Amerika Latin lainnya yang mempunyai indeks nilai 5,1. Daya tarik Paraguay bagi investor asing semakin menguat karena negara ini mempunyai zona khusus yang disebut Bonded Free Zone yang memberikan fasilitas khusus bagi para investor asing.
Dengan memanfaatkan potensi yang ada dan posisi Paraguay, khususnya kota Ciudad del Este sebagai jantung Amerika Latin, Indonesia dapat menjadikan Paraguay sebagai negara transit bagi produk-produk ekspor Indonesia di kawasan Amerika Latin, sekaligus sebagai negara tempat pengusaha Indonesia berinvestasi dan mengembangkan bisnisnya di kawasan Amerika Latin.
Untuk semakin mendorong peningkatan kerjasama ekonomi kedua negara, pada bulan November 2007 KBRI Buenos Aires meresmikan pembentukan Indonesian Business and Cultural Center di Asuncion, Paraguay. Badan ini diharapkan dapat menjadi wadah yang bermanfaat bagi para pengusaha Indonesia dan Paraguay yang berminat menjajaki peluang bisnis di kedua negara. Bagi pengusaha ekspor/impor Indonesia yang tertarik untuk mengembangkan bisnis dengan Paraguay dapat menghubungi KBRI Buenos Aires di telpon No. 0054-11-48072211 atau faksimil No. 0054-11- 48024448 dan email emindo@tournet.com.ar. Selain Kedutaan Besar RI yang berkedudukan di Buenos Aires, Argentina, Indonesia memiliki Kónsul Kehormatan di Paraguay. Sedangkan Kedutaan Besar Paraguay untuk Indonesia berkedudukan di Seoul, Korea Selatan.
Anda ingin selalu mendapat berita terbaru?
DPS Pilpres PPLN Buenos Aires
Iklan Radio - Pemilu Versi Centang
Formulir Aplikasi Visa
Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-2/PJ/2009
Dalam bahasa Spanyol?