Uruguay

Republik Timur Uruguay (bahasa Spanyol: República Oriental del Uruguay) adalah sebuah negara kecil di Amerika Latin, berbatasan dengan Brasil di utara, Sungai Uruguay di barat, muara Río de la Plata (River Plate) di barat daya, dengan Argentina di tepi seberang keduanya, dan Samudra Atlantik Selatan di tenggara. Sekitar satu setengah penduduknya tinggal di ibukota sekaligus kota terbesar, Montevideo.

 

 

Nama “Uruguay” berasal dari bahasa Guaraní dari Paraguay, yang berarti “Sungai Burung-burung yang Dilukis”. Negara ini adalah yang kedua terkecil di Amerika Selatan dan salah satu yang ekonomi dan politiknya paling stabil.

 

 

 

 

POLITIK

 

 

Selama masa pemerintahannya Presiden Tabare Vazquez yang berasal dari partai Frente Amplio menunjukkan kemampuan untuk menjaga stabilitas politik. Hal ini dapat diukur dari popularitasnya yang mencapai 60 persen dukungan rakyat.

 

Prioritas hubungan luar negeri ditujukan kepada kawasan Amerika, terutama Masyarakat Amerika Latin dan peningkatan solidaritas kelompok regional MERCOSUR, KTT Ibero Amerika, CAIRNS Group, kerjasama dengan Uni Eropa, Kelompok / Group 24 di WTO, Perserikatan Bangsa Bangsa, dan dalam forum Selatan-Selatan (antar negara berkembang).

 

Berkaitan dengan sengketa pembangunan pabrik kertas di perbatasan Argentina, posisi Uruguay konsisten untuk tetap mempertahankan diri. Mereka optimis karena dalam KTT Iberoamerica terakhir di Montevideo tanggal 3 – 5 November 2006, salah satu keputusan akhir adalah kesediaan Spanyol sebagai penengah (mediator) untuk penyelesaian sengketa.

 

 

 

EKONOMI

 

 

Perekonomian Uruguay terus menunjukkan pertumbuhan positif setelah melampaui krisis ekonomi dengan pertumbuhan pada tahun 2007 sebesar 7,5%. Tingkat inflasi juga dapat dijaga pada satu digit dengan inflasi dalam dua belas bulan hingga bulan Nopember 2007 tercatat sebesar 8,6%.

 

Dari sisi perdagangan luar negerinya, neraca perdagangan Uruguay menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun dengan perkiraan sementara pada tahun 2007 ekspor sebesar US$ 6,297 milyar dan impor sebesar US$ 6,537 milyar, masing-masing meningkat sebesar 14% dan 15% dibandingkan dengan tahun 2006. Dengan presentase peningkatan impor yang lebih tinggi, Uruguay mengalami defisit perdagangan sebesar US$ 240 juta.

 

Secara umum, perekonomian Uruguay mengalami perbaikan dan dampaknya Pemerintah mulai bisa menaikkan UMR gaji pegawai sektor-sektor tertentu disesuaikan dengan tingkat inflasi yang ada. Pemerintah juga mampu menaikkan tunjangan untuk para pengangguran. Pada tujuh bulan pertama tahun 2007 jumlah penerima tunjangan pengangguran di Uruguay meningkat 11,6% dibanding periode yang sama tahun 2006. Pada Juli 2007 dana yang disediakan pemerintah juga meningkat menjadi 4.746 pesos atau naik 25,5% dari dana pada tahun sebelumnya.

 

 

Tingkat pengangguran Uruguay pada bulan Desember 2007 mencapai 7.7%, titik terendah dalam 12 tahun terakhir dengan rata-rata tahunan sebesar 9.1%. Pada tahun 2006 tingkat pengangguran tercatat 10,9%. Dari tingkat pengangguran 7.7% pada Desember 2007, 5.4% adalah Pria dan 10.4% adalah wanita.

 

 

Pada kwartal keempat tahun 2007 jumlah hutang luar negeri Uruguay adalah sebesar US$ 12,15 milyar yang terdiri dari hutang jangka pendek sebesar US$ 739 juta dan hutang jangka panjang sebesar US$ 11,41 milyar.